Geliat Ekonomi di Pesisir Danau Towuti, Pasar Bantilan Transaksi Baru 5 Desa

Towuti, bilikf4kt@.id — Inovasi dan terobosan Cerdas dalam Meningkatkan Kemandirian dan geliat Ekonomi Masyarakat yang dilakukan Oleh Kepala Desa Bantilan Kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur patut diacungi jempol, Terbukti dengan idenya yang Menghidupkan Pasar di Desanya menjadi tempat transaksi Ratusan Juta Setiap Minggu.

Kehadiran Pasar Bantilan di Pesisir Danau Towuti menjadi Sarana perbelanjaan yang baru bagi Masyarakat Desa Bantilan, Loeha, Rante angin, Tokalimbo, Masiku Bahkan Desa Rauta Sulawesi Tenggara.

Jika selama ini, warga 5 Desa di Pesisir Danau Towuti iti jika ingin berbelanja untuk kebutuhan dapur maupun sandang dan pangan harus menyeberangi Danau Towuti dengan Menggunakan Kapal motor Berupa Rap maupun kapal Feri untuk berbelanja di Pasar Wawondula yang Hari pasarnya hanya sekali se Minggu yakni Hari Sabtu.

Kini mereka tidak lagi berbelanja di Pasar Wawondula yang menggunakan biaya cukup mahal dan memakan Waktu lama, kini Warga Tokalimbo, Bantilan, Loeha, Masiku dan Rante Angin serta Tetangga Desa Rauta Sultra berbelanja di pasar Bantilan dua Kali seminggu yakni Sabtu dan Minggu.

Sejak dibukanya Pasar Bantilan sebulan yang lalu dan Hari Pasarnya Sabtu dan Minggu, transaksi jual beli terjadi hingga Malam hari, seluruh Kebutuhan dapur termasuk pedagang Grosiran dan penjual untuk kebutuhan Rumah tangga maupun pakaian dan Alat pertanian dapat dibeli di pasar Bantilan.

Ikbal, Kepala Desa Bantilan saat ditemui Jurnalis bilikfakta.id Minggu Malam (9 November 2025) disela Acara Pisah sambut Kajari Luwu Timur di Sorowako membenarkan Ramainya Pasar di Desanya sejak Dia berinisiatif Membuka pasar yang sudah puluhan tahun tidak difungsikan.

Menurutnya, Pasar Bantilan sejak dibuka terjadi transaksi hingga Ratusan Juta Setiap mata pasar, Warga 5 Desa tidak lagi ke Pasar Wawondula yang jauh untuk membeli kebutuhan mereka, bahkan tetangga Desa Dari Rauta Sultra Berbelanja di Pasar Bantilan, ujar Ikbal.

baca juga  Pergeseran Anggaran di APBD P Luwu Timur Dinyatakan Kelar

Dampak Dari terbukanya Pasar Bantilan, yaitu Warga 5 Desa tidak jauh lagi berbelanja, Kapal Raf dan Kapal Feri juga ikut menikmati dampaknya, sebab pengusaha kapal kewalahan mengangkut Kendaraan Baik roda 2, 4 dan Roda 6 milik penjual untuk melayani penyeberangan dari pelabuhan Timampu ke pelabuhan Tokalimbo untuk berjualan di Pasar Bantilan, demikian pula sebaliknya.(Kur/Red)

benner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *