“Ini adalah bentuk komitmen pribadi sekaligus pengingat bagi kita semua, khususnya para ASN dan warga yang mampu, bahwa membersihkan harta adalah kewajiban yang mendatangkan berkah bagi daerah kita,” ungkap Irwan.
Dalam kesempatan tersebut, Irwan menunaikan zakat untuk 19 orang (atau orang yang ditanggungi) yang tergabung dalam tiga kepala keluarga (KK). Tidak hanya itu, ia juga membayar fidyah untuk adiknya.

Selanjutnya, pada kesempatan ini, Bupati Luwu Timur juga menandatanganni surat pernyataan kesediaan beliau untuk dipotong gajinya sebagai zakat penghasilan atau profesi.
Langkah ini diharapkan mampu menginspirasi masyarakat Luwu Timur khususnya para pegawai dan karyawan untuk lebih sadar dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi yaitu Baznas Lutim, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh mereka yang membutuhkan.
Dengan keteladanan yang ditunjukkan pemimpin daerah, semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat diharapkan semakin tumbuh, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp) (Put/Red)







