Dukung Asta Cita Presiden, PT Vale Panen Bersama Demplot Padi Berkelanjutan di Kolaka

Hasil Panen Menunjukkan Perkembangan Positif

Panen bersama yang dilakukan menunjukkan capaian yang menggembirakan dan menandakan perkembangan signifikan dibandingkan pola budidaya sebelumnya.

Pada lahan organik seluas 10 are, khususnya varietas Trisakti, hasil panen mencapai 6,9 ton, menunjukkan bahwa metode organik dengan pendekatan presisi mampu menghasilkan produktivitas yang kompetitif sekaligus menjaga kesehatan tanah dan ekosistem.

Sementara itu, pada lahan konvensional seluas 26 are, total panen mencapai sekitar 15 ton, yang merupakan gabungan hasil dari enam varietas yang diuji. Adaptasi varietas-varietas tersebut terhadap kondisi lahan di Kolaka memberikan indikasi kuat bahwa kombinasi teknologi budidaya modern dan seleksi varietas unggul mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan.

Selain peningkatan hasil produksi, program ini juga memperkuat kapasitas petani melalui pendampingan intensif, mulai dari pengelolaan lahan, penggunaan pupuk organik, hingga pengendalian hama terpadu. Pendekatan ini bertujuan membangun sistem pertanian yang produktif sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.

Salah satu petani yang juga pengurus Asosiasi Petani Organik (ASPOK) Kolaka, Salmi, menyampaikan bahwa pendekatan pertanian organik memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya produksi.

“Dengan sistem organik ini biaya produksi bisa lebih efisien karena pupuk dapat dibuat dari bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain itu harga jual juga lebih baik, sehingga keuntungan yang kami peroleh meningkat. Dari sisi produksi, hasil yang kami dapatkan juga lebih tinggi dibandingkan metode konvensional sebelumnya,” ujarnya.

Komitmen Berkelanjutan untuk Pemberdayaan Masyarakat

Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale di sektor pertanian telah dijalankan secara konsisten sejak 2021, termasuk pengembangan metode SRI organik di wilayah Pomalaa. Hingga Oktober 2025, program ini telah melibatkan 55 petani, termasuk 9 petani perempuan, sebagai bagian dari upaya memperkuat inklusivitas dalam pembangunan ekonomi lokal.

baca juga  Baru dilantik 6 Bulan, Ibas Puspa Mulai Tunaikan Janji

Melalui panen bersama ini, PT Vale kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan nilai tambah jangka panjang bagi masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan pertambangan yang bertanggung jawab, tetapi juga melalui inisiatif pembangunan yang memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi daerah.

Ke depan, model demplot padi berkelanjutan ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik (best practice) yang dapat direplikasi secara lebih luas, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor industri, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Dengan kolaborasi yang kuat dan inovasi yang berkelanjutan, PT Vale percaya bahwa upaya bersama ini tidak hanya akan memperkuat ketahanan pangan di Kolaka, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendukung masa depan Indonesia yang lebih tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.(*)

benner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *