“Kehadiran kami di ajang MTQ ini merupakan ikhtiar bersama dalam membangun generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” tambahnya.
Kafilah Luwu Timur sendiri berjumlah 56 peserta dengan didukung 64 official, serta mengikuti seluruh cabang lomba MTQ, di antaranya Tilawah, Hifzil Qur’an, Khat, Fahmil, Syarhil, Qiraat, Tafsir, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Dengan mengusung motto “Cinta Al-Qur’an, Raih Keberkahan, Luwu Timur Juara”, kafilah Lutim juga diperkuat dukungan sekitar 500 orang dalam devile, yang terdiri dari staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, kabag, camat, kepala desa, TP PKK, DWP, hingga masyarakat.
Aini berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap cabang lomba dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga nama baik daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, menyampaikan selamat datang kepada kafilah Luwu Timur serta mengapresiasi kehadiran sebagai peserta pertama yang tiba di Maros.
Ia juga memperkenalkan slogan daerahnya, “Maros Butta Salewangang” yang berarti Maros sebagai tanah yang sejahtera dan makmur, sekaligus berharap seluruh rangkaian MTQ dapat berjalan lancar dan sukses. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp) (Put/Red).







