Sementara Manajemen Eksternal PT CLM Fauzy Lukman saat dikonfirmasi, membenarkan adanya Aksi Demo di Areal Barging dan EPO, namun disayangkan sebab beberapa Pendemo sudah melakukan aksi Anarkis.
Melakukan Pengrusakan Mobil operasional Eksternal PT CLM yang kami gunakan, mobil itu dilempari dan dipukul saat hendak ke Kantor Desa Harapan guna melakukan Mediasi, akibatnya mobil tersebut mengalami kerusakan, tutur Fauzy.
Terkait tuntutan Warga, Fauzy secara tegas mengungkapkan bahwa, Saat ada penerimaan Sopir Bus karyawan sebanyak 1 Orang, beberapa pelamar dari warga sekitar memasukkan minat, setelah kita tes, ternyata warga Pongkeru yang dinyatakan memenuhi kriteria dan Lulus.
Jika kita ingin membuka data tenaga kerja yang ada di PT CLM, justru warga Lampia yang mendominasi Tenaga kerja dibanding dengan beberapa Desa disekitarnya, Tegas Fauzy.
Hingga berita diturunkan, belum ada kesepakatan antara Masyarakat Lampia dan Manajemen PT. CLM dan Demo dijaga ketat oleh aparat kepolisian Polres Luwu Timur. (red)