6. Raoda K, S.Pd., M.Si – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Dalam sambutannya, Dr. Tri Widodo Wahyu Utomo menyampaikan bahwa, PKN Tingkat II merupakan program strategis dalam menyiapkan ASN yang memiliki kompetensi kepemimpinan visioner, adaptif, serta berdaya saing tinggi.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam menghadapi dinamika pemerintahan dan tantangan pembangunan ke depan.
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II LAN RI sendiri merupakan program pengembangan kompetensi bagi pejabat struktural eselon II yang bertujuan mencetak pemimpin birokrasi yang transformatif, inovatif, dan berintegritas.
Proses pembelajaran dilakukan melalui metode blended learning yang mengombinasikan e-learning, pembelajaran klasikal, serta studi lapangan. Setiap peserta juga diwajibkan menghasilkan proyek perubahan sebagai bentuk implementasi nyata dari pembelajaran yang diperoleh.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Luwu Timur, Muhammad Yusri, yang mewakili peserta dari Luwu Timur menyampaikan komitmennya untuk mengikuti pelatihan ini secara maksimal.
“PKN Tingkat II merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi kami untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperluas wawasan, serta memperkuat kemampuan dalam merumuskan kebijakan yang inovatif,” tuturnya.
“Kami berharap, melalui pelatihan ini, lahir inovasi-inovasi yang mampu mendorong peningkatan pelayanan publik dan akselerasi pembangunan di Kabupaten Luwu Timur,” pungkas Yusri. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp) (Put/Red)







