Malili, bilikf4kt@.id – Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktovianus, menghadiri rapat koordinasi bersama para kepala desa se-Kabupaten Luwu Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan program strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam forum tersebut, Senfry menyoroti distribusi LPG 3 kilogram yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian publik. Ia menegaskan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah desa dalam mengawasi peredaran gas bersubsidi di tingkat pangkalan agar penyalurannya berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Menurutnya, pemerintah desa merupakan garda terdepan yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat sehingga mampu memastikan LPG subsidi benar-benar diterima oleh kelompok yang berhak. Pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai menjadi kunci untuk mencegah penyimpangan distribusi sekaligus menjaga stabilitas pasokan di tengah masyarakat.
“Kepala desa diharapkan dapat membantu melakukan pengawasan di lapangan sehingga distribusi LPG 3 kilogram berjalan tepat sasaran dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tegas Senfry.
Selain membahas tata kelola distribusi energi bersubsidi, pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog terkait pembangunan dan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Menanggapi berbagai pertanyaan yang disampaikan peserta rapat, Senfry menjelaskan bahwa program tersebut merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi desa melalui koperasi yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa keberadaan KDMP diharapkan tidak hanya menjadi wadah usaha bersama, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat desa, mulai dari peningkatan akses usaha, penguatan jaringan distribusi, hingga penciptaan peluang ekonomi baru di tingkat lokal.
Forum koordinasi tersebut juga dimanfaatkan para kepala desa untuk menyampaikan berbagai kondisi riil yang dihadapi di lapangan. Beragam masukan, mulai dari persoalan distribusi LPG hingga tantangan implementasi program koperasi, menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah-langkah perbaikan yang lebih efektif.
Kehadiran Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian dalam rapat koordinasi ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam membangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah desa. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap program strategis berjalan optimal, baik dalam menjamin ketersediaan energi bersubsidi bagi masyarakat maupun dalam mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi desa yang mandiri dan berdaya saing. (Put/Red)
Pos terkait
Rujukan ke RSUD Wotu Kerap dikeluhkan, Ini dia Penyebabnya !
Komnas HAM Apresiasi Bupati Luwu Timur, Jelaskan Kronologis Lahan PSN Lampia Secara Utuh
Puskesmas Wawondula Bantah Tuduhan Layanan Pasien tidak Sesuai SOP
Maksimalkan Pelayanan, Puskesmas Burau Butuh Mobil Ambulance Baru
Layanan PKM Bone Pute Dapat Pujian, Keluarga Pasian Akui Tertangani dengan Cepat dan Humanis
Respon Cepat Bupati Irwan di Lumbewe, Kerusakan Sungai Labongko Langsung Tertangani







