Sidrap, Bilikf4kt@.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memperkuat kualitas sumber daya pendidik kembali memperoleh pengakuan. Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menerima penghargaan dari Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan profesionalisme, kesejahteraan, serta perlindungan bagi tenaga pendidik.
Penghargaan tersebut diserahkan pada rangkaian Upacara Pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang digelar di Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Menanggapi penghargaan itu, Irwan Bachri Syam menegaskan bahwa apresiasi dari organisasi profesi guru tersebut bukan sekadar sebuah kehormatan, melainkan amanah yang harus dijaga melalui kebijakan yang berpihak kepada dunia pendidikan.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk terus menghadirkan perhatian nyata terhadap kesejahteraan dan pengembangan kompetensi para guru sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus peduli dan memberikan dukungan terbaik kepada para guru dalam mencetak generasi emas bangsa,” ujar Irwan.
Upacara pembukaan Porsenijar dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Turut mendampingi Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, Ketua PGRI Sulawesi Selatan Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, Ketua DPRD Sulawesi Selatan drg. Andi Rachmatika Dewi, Staf Khusus Menteri Agama Bunyamin Yafid, jajaran Forkopimda Sulawesi Selatan, serta ribuan guru yang mewakili 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi, menyampaikan penghargaan kepada seluruh kepala daerah di Sulawesi Selatan yang dinilai konsisten membangun kemitraan strategis bersama PGRI demi meningkatkan mutu pendidikan.
Ia menilai dukungan pemerintah daerah terhadap guru merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Hari ini kita bersyukur karena PGRI menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Apresiasi kami berikan kepada seluruh kepala daerah yang terus menunjukkan keberpihakan dan dukungan kepada para guru. Sinergi seperti ini menjadi modal besar bagi kemajuan pendidikan,” tutur Unifah.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menekankan bahwa keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh dedikasi seorang guru dalam membimbing peserta didik mencapai masa depan yang lebih baik.
“Guru terbaik adalah mereka yang mampu mengantarkan anak-anak didiknya menuju kesuksesan di masa depan. Karena itu, mari terus memperkuat kolaborasi dalam membangun pendidikan yang semakin maju,” kata Andi Sudirman.
Rangkaian pembukaan Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 ditutup dengan parade defile seluruh kontingen dari 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan. Kontingen Kabupaten Luwu Timur tampil penuh percaya diri dengan mengenakan atribut khas daerah yang mencerminkan identitas dan kekayaan budaya Bumi Batara Guru, sekaligus menambah semarak perhelatan tahunan insan pendidik tersebut. (Put/Red)






