Sidrap, bilikf4kt@.id – Semangat dan kebanggaan mewarnai langkah Kontingen Kabupaten Luwu Timur pada parade defile Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang digelar di Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis (2/7/2026). Barisan kontingen dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Tampil sebagai kontingen ke-21, rombongan dari Bumi Batara Guru berhasil mencuri perhatian ribuan peserta dan tamu undangan. Balutan jaket berwarna biru yang dikenakan secara seragam menghadirkan kesan rapi, kokoh, dan penuh percaya diri, mengiringi langkah sekitar dua ribu peserta yang memenuhi lintasan defile.
Identitas Luwu Timur sebagai “Miniature of Indonesia” turut ditampilkan melalui suguhan budaya yang sarat makna. Di barisan terdepan, tarian tradisional Riringgo dari Suku Padoe dipersembahkan sebagai simbol persaudaraan, keharmonisan, dan kekayaan budaya yang hidup di tengah masyarakat multietnis Kabupaten Luwu Timur.
Penampilan tersebut menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian pembukaan Porsenijar. Perpaduan unsur budaya, kekompakan peserta, serta semangat yang ditunjukkan sepanjang parade mendapat sambutan hangat dari para penonton yang memadati stadion.
Kehadiran Bupati Irwan Bachri Syam di tengah barisan kontingen memberikan energi tersendiri bagi para peserta. Meski berada pada urutan akhir dalam defile, semangat para guru dan peserta tetap terjaga hingga akhir parade.

“Ayo, semangat semua! Luwu Timur harus siap menampilkan yang terbaik. Terik matahari hari ini tidak akan menyurutkan semangat perjuangan kita,” seru Irwan, menyemangati seluruh peserta.
Menurut Irwan, Porsenijar bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, seni, dan pembelajaran, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan antarguru sekaligus memperlihatkan potensi daerah di tingkat provinsi.
Ia optimistis para guru asal Luwu Timur mampu menunjukkan kemampuan terbaik, tidak hanya sebagai pendidik yang profesional di ruang kelas, tetapi juga sebagai insan yang memiliki talenta di bidang olahraga, seni, dan kreativitas.
Kontingen Kabupaten Luwu Timur tahun ini diperkuat sekitar 2.000 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 268 orang merupakan atlet dan ofisial yang akan berlaga pada berbagai nomor perlombaan, meliputi sembilan cabang olahraga, sepuluh cabang seni, serta lima cabang pembelajaran.

Partisipasi besar tersebut mencerminkan tingginya komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendukung peningkatan kompetensi guru melalui berbagai aktivitas yang mengedepankan sportivitas, kreativitas, kolaborasi, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 sendiri diikuti sekitar 72.645 peserta dan penggembira dari 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan. Jumlah tersebut menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu pertemuan insan pendidik terbesar di Indonesia, sekaligus menjadi momentum mempererat solidaritas dan semangat kebersamaan di lingkungan PGRI.
Melalui penampilan defile yang memadukan kekuatan budaya lokal, kekompakan, dan semangat kebersamaan, Kabupaten Luwu Timur berhasil menampilkan wajah daerah yang menjunjung tinggi keberagaman, toleransi, serta persatuan. Nilai-nilai tersebut menjadi cerminan karakter masyarakat Bumi Batara Guru yang harmonis dan menjadi kekuatan dalam membangun daerah menuju masa depan yang lebih maju. (Put/Red)






