Malili, bilikf4kt@.id – Luwu Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembangunan sektor kesehatan lingkungan melalui percepatan implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Persiapan Verifikasi STBM Awards 2026 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Selasa (4/8/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan pemahaman seluruh pemangku kepentingan mengenai tahapan verifikasi STBM Awards. Selain itu, forum tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi kesiapan dokumen pendukung, memastikan lokasi verifikasi telah memenuhi persyaratan, menyusun strategi pelaksanaan, serta membagi peran dan tanggung jawab setiap perangkat daerah agar proses penilaian dapat berlangsung secara efektif.
Dalam arahannya, Bupati Irwan Bachri Syam menegaskan bahwa keberhasilan mengikuti STBM Awards tidak hanya bergantung pada satu instansi, melainkan membutuhkan kerja sama yang kuat dari seluruh elemen pemerintah hingga tingkat desa. Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi kunci dalam mempertahankan bahkan meningkatkan capaian Kabupaten Luwu Timur di tingkat nasional.
Ia secara khusus meminta para kepala desa untuk terus memperkuat koordinasi dengan camat, kepala puskesmas, dan perangkat daerah terkait sehingga setiap indikator penilaian dapat dipenuhi sesuai standar yang telah ditetapkan.
Pada pelaksanaan STBM Awards tahun 2026, terdapat 69 desa yang tersebar di 11 kecamatan menjadi lokasi verifikasi. Karena itu, Bupati mengingatkan seluruh pihak agar melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi sanitasi di wilayah masing-masing. Apabila masih ditemukan kekurangan, langkah perbaikan harus segera dilakukan agar seluruh indikator penilaian dapat dipenuhi sebelum proses verifikasi berlangsung.

Lebih lanjut, Irwan mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah menjadikan prestasi yang pernah diraih sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sanitasi. Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Luwu Timur pernah menerima penghargaan STBM Awards tingkat nasional pada tahun 2021, sehingga capaian tersebut harus dipertahankan sekaligus ditingkatkan.
“Prestasi yang pernah diraih merupakan hasil kerja keras bersama. Karena itu, saya berharap seluruh pihak tetap menjaga semangat kolaborasi agar Luwu Timur mampu mempertahankan bahkan meningkatkan hasil penilaian pada STBM Awards tahun ini,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Luwu Timur juga menandatangani Form Self Assessment Kabupaten untuk kategori STBM Awards Madya. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, dr. Helmy Kahar.
Rapat persiapan ini turut dihadiri Kepala Baznas Kabupaten Luwu Timur Fahri Ansyah, perwakilan perusahaan swasta, Save the Children, Celosia Marennu, para kepala organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa, kepala puskesmas se-Kabupaten Luwu Timur, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Melalui persiapan yang matang dan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur optimistis mampu menghadapi proses verifikasi STBM Awards 2026 sekaligus memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan (Put/Red)







