Malili, bilikf4kt@.id — Pembangunan Jalur Dua dari Batas Kota di Desa Ussu Malili merupakan simbol dan ciri khas disaat kita memasuki Ibu Kota Kabupaten Luwu Timur (Malili) dari Arah Palopo.
Selain itu pula pembangunan Jalur dua ini adalah Solusi untuk mengatasi Kemacetan dari tingginya Volume kendaraan yang keluar Masuk ibu kota Malili dan juga untuk Menekan tingginya angka Kecelakaan yang kerap menelan korban jiwa setiap saat.
Jalur dua yang dibangun secara bertahap itu dimulai pada Pembiayaan APBD Perubahan 2025 setelah Kementrian PUPR melalui Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Memberikan Ijin untuk Membangun Jalan Nasional.
Progres Pembangunan Jalur dua
ditahap awal ini (2025), menelan APBD sebesar Rp 5,2 Milyar dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur baru membangun satu sisi Jalur jalan serta Penyiapan Lokasi untuk pembangunan Bundaran dan Gerbang Batas Kota.
Hal itu disampaikan oleh Abdul Gaffar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jalur Dua Ussu Malili kepada Wartawan di lokasi Pembangunan Bundaran dan Tugu Batas kota, Senin (9 Pebruari 2026)








