“Setelah peninjauan ini, Pemprov segera mengalokasikan anggaran untuk penanganan ruas jalan tersebut. Ini bentuk komitmen kami memastikan jalur strategis ini kembali optimal untuk masyarakat,” ujar Andi Ihsan, Sabtu (6/12/2025).
Dari Pemkab Luwu Timur, hadir mendampingi Sekretaris Dinas PUPR Lutim, Yusran, S.ST, yang menjelaskan bahwa penanganan ruas Ussu–Nuha–Beteleme telah masuk dalam rencana kerja Pemerintah Provinsi Sulsel pada awal tahun 2026.
Menurutnya, upaya perbaikan ini juga diselaraskan dengan program besar Matano Road Belt, sebuah kolaborasi strategis antara PT Vale Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
“Kolaborasi ini merupakan peluang besar untuk mewujudkan infrastruktur yang lebih tangguh dan terintegrasi. Kami siap mendukung penuh agar prosesnya berjalan efektif,” jelas Yusran. (Put/Red) (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)








