Dorong Ekonomi Kerakyatan, PP IPMA Lutim apresiasi Suksesnya Pekan Expo Koperasi UMKM 2026

Makassar, bilikf4kt@id — Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur (PP IPMALUTIM) menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pekan Expo Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (K-UMKM) Se Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Kabupaten Luwu Timur. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas jejaring usaha, serta memperkenalkan potensi unggulan daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
PP IPMALUTIM menilai bahwa kepercayaan menjadikan Kabupaten Luwu Timur sebagai tuan rumah kegiatan berskala provinsi merupakan kesempatan strategis untuk menunjukkan potensi daerah sekaligus memperkuat peran Luwu Timur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Apresiasi tersebut juga diberikan atas penyelenggaraan peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) yang dihadiri oleh perwakilan dari 23 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Kehadiran berbagai daerah ini menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi, bertukar pengalaman, memperluas jaringan kemitraan, serta membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan koperasi dan UMKM.
Bagi PP IPMALUTIM, keberhasilan menjadi tuan rumah bukan sekadar tentang penyelenggaraan sebuah agenda, melainkan juga kesempatan untuk memperkenalkan identitas, potensi, dan kemampuan daerah kepada masyarakat luas. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan berbagai pihak terhadap potensi Luwu Timur sekaligus membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan.
PP IPMALUTIM turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam atas upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang melibatkan masyarakat. Semangat membangun ekonomi bersama perlu terus diperkuat melalui program-program yang memberikan ruang bagi koperasi, pelaku UMKM, pengusaha lokal, dan generasi muda untuk tumbuh serta berkembang.
Menurut PP IPMALUTIM, pengembangan ekonomi daerah membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, dan masyarakat. Oleh karena itu, Expo K-UMKM dan momentum Harkopnas diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih konkret dalam meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, memperkuat kapasitas pelaku usaha, dan menciptakan peluang ekonomi baru.







Komentar (0)