“Kami melakukan pengecekan dan pemetaan lokasi agar penempatan booth seluruh peserta dapat tertata dengan baik, mulai dari kabupaten/kota se-Sulsel, kecamatan, instansi vertikal dan BUMN, Pompensi, hingga UMKM,” ujar Awaluddin A.
Menurut Awaluddin, penataan yang baik menjadi faktor penting karena Expo HARKOPNAS tidak hanya berfungsi sebagai rangkaian kegiatan seremonial, tetapi juga dapat menjadi ruang interaksi dan promosi bagi daerah. Produk unggulan, potensi ekonomi lokal, serta hasil kreativitas pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk diperkenalkan kepada masyarakat dan peserta yang datang dari berbagai wilayah.
Karena itu, DPMD berupaya memastikan aspek teknis expo dipersiapkan secara matang agar setiap peserta dapat memanfaatkan ruang pameran secara optimal. Penataan yang representatif diharapkan mampu meningkatkan daya tarik booth sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi produk lokal untuk dikenal oleh pasar.
“Kami berharap seluruh rangkaian Expo ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat, khususnya bagi pelaku UMKM agar produk mereka semakin dikenal dan memiliki peluang pasar yang lebih luas,” tambahnya.
DPMD Luwu Timur selanjutnya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyempurnakan layout dan kebutuhan teknis lainnya. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen DPMD dalam memastikan Expo HARKOPNAS di Lapangan Iniaku, Sorowako, tidak hanya terselenggara dengan tertib, tetapi juga mampu menjadi etalase potensi ekonomi dan produk unggulan daerah (Putra/Red)







