Umi mengungkapkan bahwa kondisi keamanan di desanya memang tengah tidak kondusif dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, ia menyebut Desa Padang Kalua sebelumnya sempat menerima ancaman serangan.
Menurutnya, situasi tersebut diduga berkaitan dengan kericuhan antar dua desa yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, meski telah diselesaikan melalui kesepakatan damai.
Meski demikian, Umi memastikan bahwa saat ini aparat keamanan telah berjaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi lanjutan dan menjaga situasi tetap kondusif.
Hingga berita ini diturunkan, identitas pelaku maupun motif di balik aksi pelemparan bom molotov tersebut masih belum diketahui. Pihak kepolisian telah berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Umi juga menyampaikan bahwa peristiwa ini akan segera dilaporkan secara resmi kepada aparat penegak hukum. Ia berharap pelaku dapat segera diungkap dan diamankan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Saya berharap pelakunya segera ditangkap, supaya masyarakat bisa kembali merasa aman,” tutupnya.(Red)








