
Tak butuh Lama, PT PUL menurunkan Beberapa Alat berat untuk mengatasi Jebolnya kolam Limbah itu dan Membuat lagi Kolam Limbah yang baru untuk mengantisipasi Luapan lumpur yang merembes disekitar areal yang terdampak.
Sesuai Pantauan Jurnalis bilikfakta.id Jumat Sore (27 Maret 2026) di Areal Kolam Limbah PT PUL yang dilaporkan sempat Jebol, terlihat kesibukan berapa Alat berat yang diturunkan untuk mengatasi Luberan lumpur.
Selain itu, PT PUL Menambah lagi sendiment Pond Baru (kolam pengendapan) disamping Kolam Limbah yang Yang jebol, hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi Meluapnya air disaat datangnya musim penghujan.
Sesuai Pantauan Media ini, Jumat Sore aliran air sungai Sungai Ussu kembali Normal paska pembenahan Sindiment Pound yang dilakukan oleh PT PUL, Upaya Perbaikan Terus digenjot untuk Mengantisipasi Luapan lumpur.
Hanif Nurcahyo, External relation PT. PUL Kepada Jurnalis bilikfakta.id di lokasi Sendment pond yang sempat Jebol menjelaskan bahwa, pihaknya terus berupaya Melakukan perbaikan lingkungan di areal penambangan.
Secara perlahan Pihak Perusahan (PT PUL) Terus menerapkan Kaidah pertambangan yang baik, Menjaga lingkungan dan menciptakan keselamatan kerja Maupun kesejukan Lingkungan Masyarakat sekitar, kata Hanif, sembari menyampaikan Permohonan maaf atas jebolnya kolam lumpur.
Hanif Menambahkan bahwa, penambahan Sendiment Pond Baru yang dikerjakan pihak perusahan saat ini bertujuan untuk menetralkan kejernihan air dari Kolam sebelum terbuang Ke Sungai, ujarnya.
Sementara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) usai memantau Sendiment pond yang sempat Jebol dan meluap, memberikan waktu 21 Hari kepada PT PUL untuk mengatasi dan melakukan pembenahan.(Red)







