Malili, bilikf4kt@id — Koordinator Kecamatan (Korcam) UMKM Pengadaan Seragam Sekolah di Luwu Timur Syamsiar Menanggapi adanya sorotan yang dialamatkan padanya Soal informasi dugaan Pungli sebesar Rp 25 Ribu Per Siswa.
Saat dihubungi media ini, Sabtu (2 Mei 2026) Via telepon, Syamsiar menjelaskan bahwa uang senilai Rp 25 Ribu Per Siswa merupakan bahagian dari pengadaan Perlengkapan Atribut, berupa Topi, dasi termasuk cetak bordiran nama sekolah yang ada di Topi.
Itupun bukan kami selaku Kordinator yang menawarkan melainkan para tukang jahit seragam sekolah yang minta untuk dibantu Melengkapi atribut seragam, sebab para kelompok Tukang jahit mengejar waktu untuk menyelesaikan Baju, Celana dan Rok Siswa., tegas Syamsiar dibalik Telepon.
Lanjut, Orang Yang akrab disapa Ibu Ian itu secara tegas menyampaikan bahwa, pengadaan Seragam Sekolah murni dilaksanakan oleh Tukang jahit Melalui Kelompok UMKM yang diberdayakan Oleh Pemerintah Daerah, jelas Ian.







