“Peringkat ketiga nasional ini menjadi bukti komitmen Satpol PP Luwu Timur dalam mewujudkan Trantibumlinmas yang kondusif. Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh personel, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, yang secara konsisten melaksanakan tugas dan melaporkan setiap kegiatan secara tertib melalui SIP Pol PP,” ujar Baharuddin.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas sistem administrasi pelaporan memiliki peran penting dalam proses pengambilan kebijakan, evaluasi kinerja, dan penguatan peran Satpol PP sebagai perangkat daerah strategis dalam menjaga stabilitas daerah.
Lebih lanjut, Baharuddin menegaskan bahwa prestasi ini akan dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme Satpol PP Luwu Timur ke depan.
“Kami tidak ingin berhenti pada capaian ini. Ke depan, Satpol PP Luwu Timur akan terus berbenah, meningkatkan profesionalisme personel, memperkuat sinergi lintas sektor, serta menghadirkan pelayanan Trantibumlinmas yang humanis, responsif, dan berkelanjutan,” jelas Baharuddin.
Dengan capaian peringkat 3 nasional sekaligus menduduki urutan pertama di Provinsi Sulawesi Selatan, Satpol PP Luwu Timur diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam tata kelola pelaporan dan pelaksanaan tugas Trantibumlinmas. Hal ini sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mewujudkan daerah yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat. (Put/Red) (ikp-humas/kominfo-sp)








