TP PKK Lutim Dorong Data Akurat ATS dan Realisasi Satu Desa Satu PAUD

Ia menjelaskan, kategori ATS meliputi anak yang tidak pernah mengenyam pendidikan formal maupun nonformal, anak yang tidak melanjutkan sekolah, serta anak yang putus sekolah.

Selain itu, Amin juga mengungkapkan masih adanya desa di Luwu Timur yang belum memiliki fasilitas TK PAUD, salah satunya Desa Batu Putih di Kecamatan Burau.

Hal ini, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama agar program nasional satu desa satu PAUD dapat segera terealisasi.

“Ini tentu membutuhkan intervensi dari pengurus kecamatan dan desa agar program satu PAUD satu desa bisa dituntaskan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong pembentukan Rumah DILAN (Pendidikan dan Keterampilan) di setiap kecamatan.

Rumah DILAN diharapkan menjadi wadah pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan barang bekas menjadi produk bernilai ekonomis.

“Melalui Rumah DILAN, masyarakat dapat diberdayakan untuk mengolah barang-barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai tambah, sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” jelasnya.

Rapat bulanan ini menjadi momentum penting bagi TP PKK Luwu Timur untuk memperkuat peran dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp) (Put/Red).

baca juga  Bahri Suli : Gunakan Dana Hibah Secara Transparan dan Tepat Sasaran

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *