Jumat, 23 Oktober 2026 Cepat, akurat, terkonfirmasi

Persiapkan Audiensi dengan Menkes, Pemkab Luwu Timur Usulkan Penguatan Rumah Sakit dan Puskesmas

Luwu Timur, bilikf4kt@.id – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri rapat persiapan audiensi dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (1/10/2026).

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan dan menjadi bagian dari persiapan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sebelum menyampaikan berbagai usulan pembangunan bidang kesehatan kepada Kementerian Kesehatan.

Dalam rapat tersebut, Bupati Irwan menyampaikan sejumlah kebutuhan strategis daerah, khususnya penguatan fasilitas rumah sakit, rehabilitasi puskesmas, pengadaan alat kesehatan, serta pembangunan fasilitas pelayanan kesehatan dasar.

Bupati berharap berbagai usulan yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dapat memperoleh perhatian dan dukungan dari Kementerian Kesehatan, terutama untuk dapat direalisasikan melalui penganggaran tahun 2027.

“Kami sangat berharap apa yang menjadi usulan-usulan kami di Kabupaten Luwu Timur, baik di rumah sakit maupun puskesmas, betul-betul mendapat perhatian dari Kementerian Kesehatan,” ujar Irwan.

Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian adalah pengembangan RS Atue sebagai bagian dari pengembangan layanan RSUD I Lagaligo. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Malili dan sekitarnya, sekaligus mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan di sekitar kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Bupati menilai penguatan fasilitas kesehatan di kawasan tersebut menjadi penting seiring dengan aktivitas PSN yang terus berjalan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mengharapkan dukungan Kementerian Kesehatan, baik dalam pembangunan dan penguatan infrastruktur maupun pemenuhan alat kesehatan.

“PSN sudah berjalan, sementara fasilitas rumah sakit yang dekat dengan kawasan tersebut masih perlu diperkuat. Karena itu, kami berharap Kementerian Kesehatan dapat memberikan dukungan, baik infrastruktur fisik maupun alat kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, dalam rapat tersebut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, dr. Helmy Kahar, memaparkan kondisi dan sejumlah permasalahan pelayanan kesehatan di daerah.

baca juga  Tinjau Gedung Simpurusiang, Bupati Irwan Tekankan Kualitas Pengerjaan

Saat ini, Luwu Timur memiliki satu rumah sakit rujukan milik pemerintah, yakni RSUD I Lagaligo, yang melayani masyarakat di 11 kecamatan dengan jumlah penduduk sekitar 336.475 jiwa. Kondisi geografis menjadi salah satu tantangan karena jarak dari sejumlah wilayah menuju rumah sakit cukup jauh. Dari Puskesmas Mahalona, misalnya, jarak menuju rumah sakit mencapai sekitar 127,5 kilometer dengan waktu tempuh lebih dari dua jam.

Baca Juga

Komentar (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *