Disdagkop-UKMP Luwu Timur Dorong Ekonomi Kerakyatan, 33 Desa Jadi Basis Pengembangan Potensi Unggulan

Luwu Timur, bilikf4kt@.id – Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop-UKMP) Kabupaten Luwu Timur mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui sinergi koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), BUMDesma, serta dunia usaha. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas peluang ekonomi masyarakat dengan bertumpu pada potensi lokal.
Komitmen itu disampaikan Kepala Disdagkop-UKMP Luwu Timur, Senfry Oktavianus, saat membacakan laporan pelaksanaan Pekan Expo Koperasi dan UMKM tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Lapangan Inaku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Selasa (6/10/2026).
Senfry menjelaskan, penguatan ekonomi masyarakat di Luwu Timur sejalan dengan program PANDU JUARA, yakni pembangunan desa yang utuh, maju dan sejahtera. Program tersebut telah dilaksanakan pada 33 desa percontohan dengan pendekatan pengembangan berdasarkan komoditas unggulan masing-masing desa.
Pendekatan berbasis potensi desa dinilai membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha sesuai sumber daya dan keunggulan wilayahnya. Dengan dukungan kelembagaan ekonomi yang kuat, potensi tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi kegiatan usaha produktif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Menurut Senfry, koperasi dan UMKM memiliki posisi penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Karena itu, pengembangannya perlu berjalan beriringan dengan penguatan BUMDes, BUMDesma dan keterlibatan dunia usaha agar tercipta ekosistem ekonomi lokal yang saling mendukung.







Komentar (0)