Sorowako, bilikf4kt@.id — PT Vale Indonesia Tbk mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang 2025. Produksi nikel dalam matte mencapai 72.027 metrik ton, meningkat dibandingkan realisasi tahun 2024 sebesar 71.311 ton.
Berdasarkan laporan keuangan tahunan yang dirilis pada Senin (16/3/2026), perusahaan berkode saham INCO ini juga membukukan pertumbuhan laba bersih yang signifikan. Laba bersih tercatat sebesar 76,1 juta dolar AS, naik sekitar 32 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 57,8 juta dolar AS.
Kinerja positif tersebut turut didukung oleh peningkatan pengiriman nikel matte. Sepanjang 2025, total pengiriman mencapai 73.093 ton, naik dari 72.625 ton pada 2024. Capaian ini berkontribusi terhadap perolehan EBITDA perusahaan yang mencapai 228,2 juta dolar AS.
Namun demikian, perusahaan menghadapi tekanan dari sisi harga komoditas. Harga realisasi rata-rata nikel matte pada 2025 tercatat sebesar 12.157 dolar AS per ton, turun sekitar 7 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 13.086 dolar AS per ton.
Meski harga melemah, pendapatan perusahaan tetap mengalami peningkatan. Sepanjang 2025, pendapatan tercatat sebesar 990,2 juta dolar AS atau naik sekitar 4 persen dibandingkan 950,4 juta dolar AS pada 2024.
Kenaikan ini didorong oleh volume pengiriman yang lebih tinggi serta peningkatan tingkat payability nikel matte yang mulai berlaku sejak Juli 2025.








