Cegah Stunting Sejak Dini, Dinas PPKB Lutim Gerakkan Dashat di 53 Desa

Luwu Timur, bilikf4kt@.idDinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Luwu Timur kembali melakukan kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) dengan menyasar 53 desa lokus stunting.

Kegiatan yang diawali pada Selasa, 1 September 2026 tersebut menyasar tujuh desa lokus yang terdapat di tiga kecamatan sekaligus, yakni Kecamatan Malili, Wasuponda, dan Nuha.

Kegiatan Dashat merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang dapat dipadukan dengan sumber daya maupun kontribusi dari mitra lainnya.

Kegiatan Dashat yang direncanakan berlangsung selama enam hari tersebut akan menyasar 53 desa lokus yang ada di Kabupaten Luwu Timur.

Sesuai arahan Kepala Dinas PPKB Kabupaten Luwu Timur, Amrullah, S.Pd., MM, sebelum menyasar desa lokus, kegiatan tersebut hendaknya dilakukan secara optimal dan menyasar sasaran yang menjadi konsen kegiatan Dashat.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Dinas PPKB Kabupaten Luwu Timur, Andi Tulleng, SKM., M.Kes., mengatakan Dashat merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam pencegahan stunting.

Menurut Andi Tulleng, masalah stunting hendaknya dicegah sedini mungkin, sejak ibu hamil sampai anak berusia dua tahun atau baduta.

baca juga  Ketua Dekranasda Lutim Dorong Inovasi Anyaman Serat Alam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *