Hal itu ditegaskan oleh Orang yang disapa Ibas dihadapan Ratusan Wisudawan saat menyampaikan Sambutannya, Mahasiswa Luwu Timur yang saat ini sedang Kuliah dimana Saja , tidak ada alasan harapannya kandas untuk meraih sarjana hanya karena Persoalan Biaya, Tegasnya lagi yang sambut oplos oleh hadirin.
“Saya memahami betul bagaimana perjuangan menempuh pendidikan tinggi. Pengalaman itu yang mendasari keputusan saya saat diberi amanah memimpin Luwu Timur; tidak boleh ada putra-putri daerah yang terhenti langkahnya hanya karena persoalan biaya,” ujar Ibas.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Kartu Luwu Timur Pintar, sebuah program yang dirancang untuk memfasilitasi anak-anak daerah agar dapat melanjutkan studi hingga jenjang universitas tanpa kendala finansial.
Irwan dijadwalkan mengikuti prosesi pengukuhan bersama 437 calon wisudawan lainnya pada Kamis (16/04/2026). Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada civitas akademika UMI yang telah menjadi wadah pengembangan diri selama masa studi.
Pada periode ini, Pascasarjana UMI meluluskan total 438 mahasiswa. Direktur Pascasarjana UMI, Prof. La Ode Husen, merincikan sebaran lulusan terdiri dari 362 magister, 66 doktor, serta 10 lulusan melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Peserta wisuda kali ini juga mencakup mahasiswa internasional dari Aljazair dan Qatar.
Rektor UMI, Prof. Hambali Talib, dalam pesannya berharap para lulusan dapat mengaplikasikan ilmu mereka untuk kemaslahatan masyarakat luas. Ia menekankan agar para alumni, termasuk Bupati Luwu Timur, mampu menjaga integritas dan daya saing di level global.(Red/Kominfo)
Ibas : Tidak ada Alasan Cita – cita Mahasiswa Luwu Timur Kandas Karena Biaya







