Olehnya itu, orang nomor satu di Bumi Batara Guru tersebut meminta kepada para pihak terkait untuk hadir ditengah masyarakat guna memastikan kelancaran di lapangan.
“Rp6.500 merupakan harga terendah. Tidak boleh ada pembelian di bawah harga tersebut dengan alasan apa pun,” tegas Bupati Irwan.

Sementara itu, Perwakilan Perum Bulog Cabang Palopo, Iskandar Sulkarnain, mengungkapkan bahwa stok beras saat ini mencapai sekitar 49 ribu ton, yang merupakan cadangan tertinggi sepanjang sejarah.
“Ketahanan stok sangat tinggi, dengan penyaluran ke wilayah Luwu Raya sekitar 2.000 ton. Secara umum, stok di Sulawesi Selatan sangat mencukupi dan stabil tinggal kapasitas gudang masih menjadi kendala,” jelasnya.
Pada momentum yang sama, Ketua Perpadi Luwu Timur, I Wayan Selamet, menyampaikan bahwa dukungan dari pemerintah sangat dibutuhkan agar penyerapan hasil pertanian masyarakat dapat secara optimal.
Usai pembukaan, rapat dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama seluruh peserta guna membahas berbagai kendala dan harapan dalam menghadapi musim panen, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis untuk memastikan kesejahteraan petani di Luwu Timur. (asn/ikp-humas/kominfo-sp) (Put/Red).







