Dilanjutkannya pembangunan Jalur dua memasuki ibukota Luwu Timur (Malili) dari arah Wotu, merupakan Komitmen Kuat pemerintahan Irwan Bachri Syam untuk mendukung Jalur Transportasi dan alur pergerakan ekonomi Masyarakat.
Selain itu pula, Jalur dua ini Akan menjadi ikon dan simbol tersendiri jika kita ingin memasuki ibukota Luwu Timur di Malili, termasuk Menjawab tantangan kepadatan Transportasi darat yang volumenya kian meningkat setiap tahunnya.
Sesuai data dari satuan Lalulintas Polres Luwu Timur, Angka kecelakaan di jalur Atue ke Malili kerap Memakan korban, hal ini dipicu sempitnya jalan Yang tidak lagi seimbang dengan Volume kendaraan yang masuk maupun keluar dari ibu kota Luwu Timur di Malili, proyek strategis ini mendapat pendampingan dari kejaksaan Negeri Luwu Timur (Red)







