Malili, bilikf4kt@.id — Ribut – ribut soal Pelaksanaan Bimtek Oleh Sejumlah aparat Desa di Luwu Timur yang disebutkan ada kontribusi Rp 7 Juta Yang harus dibayarkan bagi setiap peserta untuk mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas di Makassar ditepis oleh kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Luwu Timur Awaludin.
Menurutnya, apa yang diinformasikan dan disebarkan luaskan setiap peserta Bimtek diharuskan membayar Rp 7 Juta perorang itu Hoaks, sebab Pelaksanaan Bimtek Yang dilaksanakan di Makassar murni menggunakan Anggaran DPMD, peserta tidak dibebani biaya pelaksanaan Bimtek, Tepis Awaluddin, saat dihubungi Media ini melalui Sambungan telepon selulernya, Selasa (8 September 2026)
Peserta yang Ikut Bimtek dari aparat Desa termasuk kepala Dusunnya, beban biaya bimtek nya ditanggung oleh DPMD, Satu Rupiah pun Uang di Desa tidak ada yang kami Minta ataupun kami Bebani untuk pelaksanaan Bimtek di Makassar, tegas Awaluddin.







