Malili, bilikf4kt@id — Ironis, Proyek jalur Dua bundaran Atue ke Desa Ussu Malili Luwu Timur yang dikerjakan oleh PT Sinar Agung Jaya Lestari, Masa Kontrak kerjanya tersisa 100 Hari kerja, terhitung (4 Sep – 25 Desember 2026) Namun Pelaksanaannya baru 1 Persen, Padahal Proyek tersebut Menelan anggaran APBD Senilai Rp 56,7 Milyar.
Jika Melihat kondisi Progress Pengerjaannya saat ini dikhawatirkan tidak Akan dapat dirampungkan dengan tepat Waktu sesuai Kesepakatan yang ada di dalam Kontrak, Sisi lain Pihak pelaksana Proyek telah Mencairkan Termint sebesar Rp 11 Milyar. (20 Persen)

Sesuai Pantauan di lokasi pengerjaan Per hari ini, Selasa (8 September 2026), terlihat di lokasi Proyek tidak ada kegiatan yang berjalan, Ekskavator yang biasanya digunakan terparkir di salah satu halaman rumah Warga di Salociu Desa Ussu, sementara Beberapa item Pengerjaan juga belum ada yang dilaksanakan khususnya Pemasangan dinding talud dan Drainase yang bobotnya Mencapai Ribuan Meter kubik.
Padahal Proyek yang terbilang kebanggaan Masyarakat Luwu Timur itu juga Mendapat Pendampingan dari Kejaksaan Negeri Malili, justru progresnya mengalami Deviasi keterlambatan kerja sudah mencapai angka 5 Persen, ini membuktikan jika rekanannya tidak serius untuk melaksanakan Proyek itu.







