
Sejumlah Elemen Masyarakat Yang ditemui Media ini Merasa cemas dan khawatir akan Rampungnya proyek itu, Masa Proyek jalan yang panjangnya hanya 2,775 Kilo meter saja dengan anggaran jumbo Dikerjakan semau maunya saja tanpa memperhitungkan sisa Waktu kerja yang ada, atau memang rekanannya tidak sanggup untuk merampungkan Proyek itu, Tanya sejumlah Warga.
Hendro Prabowo PPK Proyek jalur Dua Ussu saat dimintai tanggapannya menjelaskan, Kami sudah beberapa kali melakukan Teguran kepada Rekanannya, namun tidak diindahkan, bahkan kami sudah berikan Uang Muka (Termint) sebesar 20 Persen atau senilai Rp 11 Milyar sementara Progres Kerjanya baru 1 Persen Ujarnya.
Pembangunan Jalur Dua dari bundaran Atue ke Malili merupakan Proyek strategis Daerah, Seluruh anggarannya menggunakan Alokasi APBD Luwu Timur setelah mendapat Rekomendasi dari kementerian PUPR Melalui Balai Jalan Nasional.
Proyek ini juga nantinya akan menjadi Solusi kemacetan serta menekan akan Kecelakaan berlalu lintas dari tingginya volume kendaraan yang keluar masuk Ibukota Luwu Timur di Malili, Jalur dua ini juga dibangun untuk Memperlancar Arus Ekonomi Masyarakat Luwu Timur.(Red)







