Menurutnya, Lanjutan Pembangunan Islami Center Luwu Timur di Malili dikerjakan setelah dilakukan revisi desain, karena ada beberapa Item pendukung pada Struktur bangunan dilakukan Perubahan, utamanya Bagian Atap Lantai dua yang ditambahkan Selasar untuk menghindari Air saat Hujan.
Menjawab Pertanyaan wartawan terkait Adanya perbedaan anggaran lanjutan dari Rp 25 Milyar tahun 2025 menjadi Rp 15 Milyar tahun ini, Ernawati secara tegas menyampaikan bahwa Tahun 2025, pembangunannya tidak dilanjutkan, sebab terjadi Efisiensi Anggaran.
Dan Paling penting kata Erna , yakni proses revisi Desain yang membutuhkan waktu, khususnya pada bagian Atap Lantai dua, jadi jangan melihat Nilai Anggaran Saat ini, tegasnya.
Selain itu lanjutnya, Desain Baru tidak mengubah ataupun menghilangkan Nilai histori dan nuansa Religi yang ada pada Desain sebelumnya, termasuk seluruh Item bangunan yang ada, ujar Ernawati.
Meski demikian, Lanjutan Pembangunan Islami Center Malili masih tetap dilanjutkan tahun depan (2027), Pemda kembali Menyiapkan rencana anggarannya Rp 5 Milyar, untuk Pembangunan Dua Menara, termasuk upaya Pengerjaan Landscape dalam mendukung Kesempurnaan seluruh fisik bangunannya, pungkas Ernawati. (Red)







