Luwu Timur, bilikf4kt@.id – Tidak hanya fokus pada penanganan saat bencana terjadi, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga terus memperkuat kapasitas aparatur dalam tahap pemulihan pascabencana.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (JITUPASNA) yang diselenggarakan selama tiga hari, 5–7 Agustus 2026, di Aula Media Center Diskominfo-SP Kabupaten Luwu Timur.
Asisten Administrasi Umum, Askar, yang membuka acara mewakili Bupati Luwu Timur menegaskan bahwa, JITUPASNA memiliki peran strategis sebagai dasar penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi setelah terjadi bencana.
“Melalui JITUPASNA, pemerintah dapat memperoleh gambaran yang akurat mengenai dampak bencana, kerusakan, kerugian, serta kebutuhan pemulihan yang menjadi dasar penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujar Askar.








