Pemkab Lutim Perkuat JITUPASNA, Pastikan Pemulihan Pascabencana Tak Salah Arah

Askar menambahkan, bimbingan teknis ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kapasitas aparatur yang terlibat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, khususnya pada tahap pemulihan pascabencana.

“Oleh karena itu, penyusunan JITUPASNA harus dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Luti., dr. April menjelaskan, pelaksanaan bimbingan teknis ini bertujuan meningkatkan kompetensi Tim JITUPASNA agar mampu melaksanakan pengkajian kebutuhan pascabencana secara cepat, tepat, dan sesuai dengan pedoman yang berlaku.

“Hasil kajian yang akurat menjadi kunci dalam merumuskan langkah-langkah rehabilitasi dan rekonstruksi yang efektif bagi masyarakat terdampak. Melalui pelaksanaan bimbingan teknis ini, diharapkan Tim JITUPASNA semakin siap menghasilkan dokumen pengkajian kebutuhan pascabencana yang komprehensif,” harap dr. April.

Kegiatan ini diikuti oleh unsur lintas sektor yang tergabung dalam Tim JITUPASNA Kabupaten Luwu Timur, di antaranya Sekretaris BPBD, Andrie Firdaus, para kepala bidang dari OPD terkait, perwakilan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Dinas Sosial dan P3A, Kepala Markas PMI Kabupaten Luwu Timur, serta personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp)

baca juga  Dapati Antrean Panjang di RSUD I Lagaligo, Bupati Irwan Instruksi Tambah Meja Layanan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *