Perusahaan juga menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap diskriminasi dan pelecehan melalui sistem pelaporan yang aman.
Meski demikian, tantangan masih ada, terutama dalam mengubah persepsi industri tambang yang selama ini identik dengan pekerja laki-laki.
PT Vale terus mendorong perubahan melalui pembukaan akses yang lebih luas bagi perempuan, termasuk di posisi teknis seperti operator alat berat dan pekerjaan lapangan dengan sistem shift.
Untuk memperkuat peran tersebut, perusahaan juga membentuk komunitas internal bertajuk Vale Women Network sebagai wadah pengembangan dan pemberdayaan pekerja perempuan.
Momentum peringatan Hari Kartini dimaknai PT Vale sebagai pengingat sekaligus penguat komitmen terhadap kesetaraan gender, Perusahaan menilai perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong keberlanjutan industri pertambangan.
PT Vale juga menyampaikan pesan kepada perempuan Indonesia agar tidak ragu berkarier di sektor tambang. Industri ini dinilai terbuka bagi siapa pun yang memiliki kompetensi dan semangat belajar, tanpa dibatasi stereotip gender.
Perempuan diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari tenaga kerja, tetapi juga tampil sebagai pemimpin, inovator, dan agen perubahan di masa depan industri yang berkelanjutan.(*)






