Selain membuka peluang ekonomi, perusahaan juga harus menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga kualitas lingkungan, mengelola limbah secara bertanggung jawab, mencegah pencemaran, serta melaksanakan reklamasi dan konservasi sesuai ketentuan.
Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan,” tegasnya.
Ia juga berharap PT IHIP dapat mengutamakan tenaga kerja lokal, memberdayakan pelaku UMKM, menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat.
“Jika seluruh aspek tersebut dijalankan dengan baik, kami optimistis investasi ini akan menjadi momentum bagi kemajuan Luwu Timur tanpa mengorbankan hak masyarakat maupun kelestarian lingkungan,” tutup Abdul Rauf Dewang.(Red)







