“Saya tidak mau ada lagi rumah warga yang tidak tersentuh. Kalau perlu bekerjasama dengan PKK atau Camat terkait,” tegasnya.
Selanjutnya, ia juga memerintahkan Dinas Perkimtam untuk mengidentifikasi semua developer yang ada di Luwu Timur terkait dengan komitmennya dalam menyediakan fasilitas umum (fasum).
“Saya berikan waktu satu minggu, berikan datanya terkait bangunan yang dikerjakan dan fasumnya berapa persen. Saya tidak mau lagi sembarang orang membangun di Luwu Timur,” tuturnya.

Kondisi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Sumasang juga menjadi perhatian Bupati Irwan. Ia meminta progres fasilitas juga segera dilaporkan, termasuk kondisi air, listrik, fasilitas penunjang serta penataan lingkungan.
“Bagaimana airnya, listriknya, dan fasilitas penunjang lainnya. Jangan karena digratiskan jadi terlihat kumuh, jadikan percontohan bahwa semuanya sesuai, termasuk penataan halamannya,” tegas Bupati Irwan.
Sementara itu, pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, selain kebersihan lingkungan kantor, kehadiran pegawai, yang menjadi perhatian Bupati yakni Satu Data Pertanian. Pogram tersebut telah disampaikan lebih dari dua bulan lalu dan diminta segera dituntaskan agar pemerintah memiliki basis data pertanian yang jelas.
“Terkait satu data pertanian yang sudah dua bulan lebih saya sampaikan. Dalam dua minggu ke depan sudah harus selesai penginputannya,” tegas Bupati Irwan.
Sidak ini menjadi bentuk pengawasan Bupati Irwan untuk memastikan bahwa seluruh program pemerintah dijalankan dengan baik, sekaligus memastikan seluruh pegawai menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. (nor/ikp-humas/kominfo-sp) (Put/Red)







