Selain masalah infrastruktur, Irwan juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam mengidentifikasi serta mencegah kasus perundungan (bullying) dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pendidikan Luwu Timur, Herdinang, mendukung langkah pemda dan menyarankan agar penanganan narkoba dilakukan secara kolaboratif.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polres Luwu Timur dan PT Vale Indonesia Tbk untuk memperkuat sinergi pencegahan di sekolah.
Herdinang juga berharap APBD 2027 dapat mengalokasikan anggaran memadai untuk penambahan ruang kelas, toilet, UKS, perpustakaan, dan laboratorium.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Luwu Timur, Raoda K., mengonfirmasi bahwa pihak dinas telah mendata sejumlah sekolah yang membutuhkan revitalisasi bangunan sebagai tindak lanjut atas masukan para kepala sekolah.
Rakor ini turut dihadiri oleh Koordinator Pengawas Sekolah, Hamsidin, Tim Ahli RPJMD Afrianto, Sekretaris Disdikbud, Darmawan, serta jajaran pengurus Dewan Pendidikan Luwu Timur. (fir/ikp-humas/kominfo-sp) (Put/Red)







