“Saya mengajak seluruh jajaran Persekutuan Wanita GPIL untuk terus memperkuat kapasitas diri, meningkatkan kualitas sumber daya, serta menjalin kolaborasi yang efektif dengan berbagai pihak. Kesetaraan gender harus dijadikan sebagai prinsip utama agar setiap perempuan memperoleh kesempatan yang setara dalam berdaya dan berkarya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Pekerja Sinode (MPS) GPIL, Isbon Nosi menyampaikan harapannya terhadap pelaksanaan raker tersebut.
“Melalui raker ini diharapkan akan lahir program-program yang relevan dan berdampak nyata bagi jemaat dan masyarakat,” ungkapnya.
Raker Tahun II PW GPIL Luwu ini membahas sejumlah agenda penting, di antaranya evaluasi program kerja tahun sebelumnya, penyusunan program kerja lanjutan, serta penguatan kapasitas dan peran perempuan gereja dalam berbagai aspek pelayanan.
Diharapkan hasil raker ini dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan program kerja yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kontribusi nyata Persekutuan Wanita GPIL dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat.
Turut hadir Camat Mangkutana, Kepala Desa Maleku, Majelis Pekerja Sinode GPIL, Pengurus PW Pusat, para hamba Tuhan GPIL, para hamba Tuhan di Desa Maleku dan Balai Kembang, serta Penasehat PW Klasis Mangkutana Tomoni. (eld/ikp-humas/kominfo-sp) (Put/Red).







