Menurutnya, keberhasilan yang diraih hari ini merupakan hasil dari proses yang tidak mudah, mulai dari seleksi yang ketat hingga mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Latsar.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh PNS yang baru diangkat agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan negara dan masyarakat.
“Jangan pernah menyia-nyiakan tanggung jawab kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Ingatlah bahwa kesempatan ini sangat berharga dan tidak semua orang dapat mencapainya,” pesannya.
Lebih lanjut, Bupati Irwan menekankan bahwa esensi utama dari status ASN adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Hal terpenting yang saya minta kepada kita semua adalah bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Kabupaten Luwu Timur sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita masing-masing, di mana pun tempat kita bertugas,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh PNS untuk bekerja secara maksimal, menjaga integritas, serta terus mengenang proses yang telah membawa mereka hingga berada pada titik saat ini.
Menutup arahannya, Irwan berpesan agar para PNS yang baru diangkat tidak melupakan doa dan restu orang tua sebagai bekal dalam menjalankan tugas pengabdian.
“Setelah dinyatakan lulus dan diangkat menjadi PNS penuh, tetaplah memohon doa restu kepada orang tua kita. Semoga doa mereka senantiasa menyertai perjalanan karier dan langkah pengabdian kita ke depan,” pungkas Bupati Irwan Bachri Syam.
Suasana bahagia tampak menyelimuti para peserta usai prosesi pengambilan sumpah. Bagi mereka, momen ini bukan sekadar perubahan status kepegawaian, tetapi juga awal dari amanah besar untuk mengabdi dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kabupaten Luwu Timur dan kesejahteraan masyarakatnya. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp) (Put/Red)







