Resmi Menjadi PNS, Bupati Irwan Ingatkan Pentingnya Integritas dan Pengabdian

Malili, bilikf4kt@.id — Kebahagiaan terpancar dari wajah ratusan aparatur sipil negara yang memadati Halaman Kantor Bupati Luwu Timur, Kamis. Setelah melalui rangkaian seleksi yang panjang dan kompetitif, mereka akhirnya resmi mengemban status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebuah pencapaian yang selama ini menjadi cita-cita sekaligus harapan banyak orang.

Momentum tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan pengambilan sumpah/janji jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler, Sekretaris Daerah Ramadhan Pirade, jajaran kepala perangkat daerah, serta sejumlah undangan lainnya.

Namun di balik suasana penuh sukacita, Bupati Irwan mengingatkan bahwa status baru yang kini melekat bukanlah simbol keberhasilan semata. Menurutnya, pengangkatan sebagai PNS justru menjadi titik awal untuk membuktikan kualitas pengabdian kepada masyarakat dan daerah.

“Kesempatan ini patut disyukuri karena tidak semua orang dapat mencapainya. Tetapi perlu dipahami bahwa semakin tinggi kepercayaan yang diberikan negara, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijalankan,” ujar Irwan dalam arahannya.

Ia menegaskan bahwa seorang aparatur negara dituntut tidak hanya hadir sebagai pelaksana administrasi pemerintahan, tetapi juga sebagai pelayan publik yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Karena itu, Irwan meminta seluruh ASN yang baru diangkat untuk menjadikan integritas, disiplin, dan profesionalisme sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan agar perjalanan panjang yang telah ditempuh untuk meraih status tersebut tidak berakhir sia-sia akibat lemahnya komitmen terhadap pekerjaan.

Menurutnya, keberhasilan lolos dalam proses rekrutmen hingga menyelesaikan pendidikan dan pelatihan dasar merupakan bukti bahwa para ASN memiliki kapasitas yang dibutuhkan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kapasitas tersebut diterjemahkan menjadi kinerja yang berdampak bagi masyarakat.

baca juga  Sekda Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Optimal Meski WFH

“Jangan berhenti pada rasa bangga karena telah menjadi PNS. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kehadiran kita mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” katanya.

Bupati juga menekankan bahwa pelayanan publik harus menjadi orientasi utama seluruh aparatur pemerintah. Setiap ASN, lanjut dia, harus mampu menunjukkan etos kerja yang tinggi, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan negara.

Dalam kesempatan itu, Irwan turut mengajak para ASN untuk senantiasa menghormati dan meminta doa restu orang tua sebagai bagian dari nilai-nilai yang harus tetap dijaga di tengah perjalanan karier sebagai abdi negara.

Suasana haru mewarnai berakhirnya prosesi pengambilan sumpah. Bagi para ASN yang baru diangkat, momen tersebut menjadi penanda berakhirnya masa penantian sekaligus dimulainya tanggung jawab baru dalam mengemban amanah pemerintahan dan pelayanan publik.

Kini, tantangan sesungguhnya berada di depan mata. Bukan lagi soal bagaimana lolos menjadi aparatur negara, melainkan bagaimana menjaga kepercayaan yang telah diberikan melalui kerja nyata, dedikasi, dan pengabdian yang konsisten bagi masyarakat Kabupaten Luwu Timur. (Put/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *