Malili, bilikf4kt@.id — Viralnya pengadaan mobil Ambulance untuk Armada Garda sehat di Luwu Timur dua pekan terakhir ini menimbulkan Persepsi dan beragam tanggapan dari Warganet, Mobil Ambulans yang dibeli menggunakan Dana CSR dari PT Vale Indonesia Tbk diinfokan menimbulkan Masalah.
Publik pun sontak Terkejut, sebab mobil armada untuk operasional garda sehat di Desa dinilai sudah pupus harapan, hal ini karena cepatnya informasi Beredar luas yang langsung ditelan tanpa dikunyah seputar pengadaan mobil ambulance Desa itu.
Dampak dari informasi itu, Sentimen dan sorotan sebagian orang mulai dialamatkan pada Penentu kebijakan di daerah ini, karena mereka menilai kedekatan Erwin Sandi selaku Vendor dalam hubungan pergaulan adalah sahabat dan mengenal baik dengan Orang yang disapa Ibas.
Menyikapi hal tersebut, Masyarakat dan Praktisi hukum pun angkat bicara, Kisruh pengadaan Mobil Ambulance Desa di Luwu Timur jika terjadi kesalahan dalam Proses pelaksanaan pengadaan, maka yang bertanggungjawab adalah Vendor
Kondisi itu pun kita perlu memaklumi, Kehebohan yang saat ini di media Sosial adalah wujud dan bentuk keprihatinan Masyarakat atas beredarnya informasi Terkait Mobil Ambulans Desa yang diduga Terjadi Kesalahan pada proses pelaksanaannya.
Aswar, Warga Malili kepada media ini mengungkapkan bahwa hebohnya soal pengadaan Mobil Ambulance yang dibiayai melalui dana CSR di Desa Pemberdayaan PT Vale Indonesia Tbk murni tanggung jawab Rekanan, sebab seluruh Rantai proses pengadaan berjalan berdasarkan mekanisme.
Jika menimbulkan masalah berarti rekanan yg bertanggung jawab, karena semua alur dan prosesnya berjalan sesuai tahapan Administrasi, saya membaca dan mengamati Tanggapan dan persepsi segelintir Warganet, soal pengadaan mobil ambulance itu terkesan, jika Pemerintah Daerah membuat membuat kesalahan, Ujar Aswar.







