Funderland dan Pasar Malam hadir di Malili, Geliatkan Ekonomi UMKM

‎”Wahana ini sangat membantu pelaku usaha kecil. Ramainya pengunjung membuat penjualan meningkat dibanding hari biasa, dan kami berharap kondisi ini konsisten membantu perekonomian pedagang selama satu bulan ke depan,” tutur Gita saat dikonfirmasi, Ahad (06/09/2026).

‎Senada dengan Gita, Aliya (25), pelaku UMKM penjual dimsum di Pasar Malam Puncak Indah, mengungkapkan bahwa produk dagangannya selalu habis diserbu pembeli sejak malam pertama dibuka.

‎”Respons masyarakat sangat tinggi. Dalam dua malam terakhir dagangan kami selalu habis. Kegiatan pasar malam seperti ini sangat membantu usaha kecil seperti kami untuk mendapatkan pasar yang lebih luas,” jelas Aliya terkait kegiatan yang dijadwalkan berlangsung hingga 26 September mendatang.

‎Tak hanya menggerakkan ekonomi lokal, keberadaan pusat keramaian baru ini juga memberikan nilai sosial sebagai wadah interaksi dan edukasi keluarga.

Adi, warga Dusun Karebbe, Desa Laskap, Kecamatan Malili, mengaku sengaja mengajak istri dan ketiga anaknya untuk mengisi momen akhir pekan.

‎”Bagi kami, ini bukan cuma tempat main anak, tapi ada nilai edukasinya. Anak-anak bisa kenal dan interaksi langsung dengan hewan yang jarang mereka lihat seperti ular dan burung hantu secara safe dan ramah,” ungkap Adi.

‎Antusiasme senada dirasakan oleh buah hatinya, Raisa (siswa kelas 4 SD), yang mengaku gembira bisa berfoto bersama replika dinosaurus dan mengenal satwa dari dekat.

‎Melalui penataan ruang publik dan dukungan terhadap berbagai kegiatan rekreasi kemasyarakatan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berkomitmen mendorong terciptanya keseimbangan antara penyediaan sarana hiburan warga dan penguatan ekosistem UMKM daerah. (fir/ikp-humas/kominfo-sp) (Put/Red)

baca juga  Bupati Luwu Timur Pantau Progres Dapur MBG dan Islamic Center Mahalona Raya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *