
”Saya berharap kemenangan hari ini menjadi batu loncatan untuk meraih panggung yang lebih tinggi. Tetap membumi dan jaga kekompakan,” pesannya.
Lebih lanjut, Rusandi mewakili tim Marching Band berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang telah memfasilitasi mulai dari seragam hingga transportasi.
”Mewakili seluruh jajaran manajemen dan pembina, saya berterima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah atas seluruh bantuan yang diberikan mulai dari seragam hingga bus sebagai sarana transportasi selama kegiatan,” ungkapnya.
Senada dengan sang pelatih, salah satu personel marching band, Fasriel mengungkapkan bahwa, kedisiplinan ketat selama masa latihan kini terbayar lunas.
Siswa kelas XII ini menyebut modal utama mereka bukan sekadar teknik mumpuni, melainkan kekompakan.
”Kemenangan ini bukan karena tiupan alat atau ketukan perkusi yang bagus, tapi karena semuanya dimainkan dengan hati yang tulus dan saling percaya,” tutur Fasriel bangga.
Sebagai informasi, MIMFEST 2026 merupakan ajang kompetisi, ruang kreativitas, sekaligus wadah pertukaran budaya bagi para pelaku marching band.
Tahun ini, MIMFEST mempertandingkan 14 kategori lomba mulai dari Street Parade, Field Show, Wind Ensemble, Color Guard, Drum Battle, hingga Individual Percussion, yang dibagi ke dalam tiga kelas kompetisi: Junior, Senior, dan Open. (fir/ikp-humas/kominfo-sp) (Put/Red)







