Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri serta menjadikan ajang tersebut sebagai pengalaman berharga dalam belajar, berkarya, dan memperluas persahabatan.
“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana kalian mampu menunjukkan semangat, disiplin, serta kerja keras,” tambahnya memberi semangat kepada para peserta.
Sementara itu, Koordinator Umum FLS3N, Irmal Gunawan, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi ruang yang tepat untuk menggali dan menyeleksi berbagai potensi siswa di bidang non-akademik.
“Ajang ini sangat luar biasa dan tepat untuk menyeleksi berbagai bakat anak. Selama ini kita lebih banyak berpikir akademik, padahal kemampuan non-akademik juga perlu diasah dan dikembangkan,” ungkap Irmal.
Irmal berharap melalui FLS3N tingkat kabupaten ini dapat lahir generasi muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Luwu Timur hingga ke tingkat nasional.
“Semoga peserta yang terpilih nantinya dapat membawa nama baik Kabupaten Luwu Timur, tidak hanya di tingkat provinsi tetapi juga hingga tingkat nasional,” harapnya.
Adapun FLS3N tingkat Kabupaten Luwu Timur tahun ini berlangsung selama dua hari, mulai 19 hingga 20 Mei 2026, dengan mempertandingkan delapan cabang lomba, yakni ansambel musik, musik tradisional, mendongeng, ilustrasi, menulis cerita, tari kreasi, menyanyi solo, dan pantomim. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp) (Put/Red)







