Ia berharap, selama berada di lokasi KKN, para mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan baru, membangun kolaborasi bersama masyarakat dan pemerintah desa, serta beradaptasi dengan kondisi di lapangan agar program yang dijalankan benar-benar memberi manfaat.
“Jadilah agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Bangun komunikasi yang baik, jaga nama baik almamater, dan manfaatkan kesempatan ini sebagai ruang belajar sekaligus mengabdi,” pesannya.
Sementara itu, Koordinator KKN Unhas, Dr. Nurmala Sari, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur atas dukungan yang diberikan terhadap pelaksanaan KKN di daerah tersebut.
“Kami titip anak-anak kami kepada Bapak/Ibu. Mungkin sebagian dari mereka baru pertama kali menghadapi lingkungan dan karakter masyarakat yang berbeda. Karena itu kami berharap bimbingan dan dukungan dari pemerintah daerah maupun pemerintah desa agar pelaksanaan KKN ini dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.
Ia menjelaskan, mahasiswa KKN Gelombang 116 akan melaksanakan pengabdian di 12 desa yang tersebar di Kabupaten Luwu Timur, yakni Desa Balantang, Baruga, Laskap, Pasi-Pasi, Puncak Indah, Nikkel, Sorowako, Ballabano, Ledu-Ledu, Parumpanai, Tabarano, dan Wasuponda. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp) (Put/Red)







